KEGIATAN TIM KKN UKSW DUSUN KENONGO 2018 “PENGEMBANGAN WISATA ALAM GUMUK RECO DUSUN KENONGO DESA SEPAKUNG”

  1. Pembuatan vertical garden

 

Wisata gumuk reco adalah salah satu wisata alam di desa sepakung. Wisata gumuk reco berisi berbagai permainan (ayunan langit, flying fox dan jembatan “gatung”), pemandangan indah, spot camp dan beberapa spot foto. Gumuk Reco adalah tempat wisata dengan pemandanga yang indah namun kurang terdapat hiasan yang menambah keindahan tempat tersebut. Untuk menambah keindahan tempat wisata maka dibuat Vertical garden. Vertical garden menggunakan wadah botol plastik bekas dan tanaman bunga. Botol plastik bekas digunakan karena belum dimanfaatkan dan dapat mengurangi sampah plastik. Tanaman bunga dipilih bertujuan untuk menambah keindahan.

Pembuatan vertical gardendilaksanakan pada 4 Desember 2018. Alat dan bahan yang dibutuhkan yaitu :kater, korek api, gunting, botol plastik bekas, tali, lilin, kawat, media tanam dan tanaman bunga. Vertical garden dibuat dengan memotong bagian samping botol bekas dengan bentuk persegi panjang. Selanjutnya botol dilubangi dengan kawat yang dipanaskan. Lobang tersebut akan dijadikan tempat keluarnya air (lubang drainase) dan tempat masuknya tali. Setelah botol dilubangi, ikat botol menggunakan tali dan disusun menjadi 3 tingkat. Selanjutnya botol yang telah disusun diikat pada kawat yang ditali di antara pohon. Botol yang telah diikat, ditanam dengan tanaman bunga.

Vertical garden ditempatkan pada taman di gumuk reco untuk menambah keindahan. Selain sebagai hiasan, vertical garden juga dapat dijadikan spot foto. Vertical garden yang telah dibuat diharapkan dapat membantu memperindah tempat wisata dan menambah wawasan pengelola serta pengunjung mengenai pertanian dan pemanfaatan sampah plastik.

  1. Pembuatan taman di wisata Gumuk Reco

 

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) FPB UKSW yang diadakan di Desa Wisata Sepakung yang bernama Gumuk Reco di Dusun Kenongo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Mahasiswa berkesempatan untuk memperindah tempat wisata Gumuk Reco untuk menarik perhatian masyarakat  agar berkunjung di Gumuk Reco, Gumuk Reco sendiri sebetulnya sudah memiliki nuansa alam karena tempatnya yang berada di pertengahan hutan pinus, tetapi kurangnya tanaman bunga membuat tempat ini kurang indah dan lebih monoton untuk dilihat mata karena sekeliling tempat ini hanya hutan pinus.

Pemanfaatan lahan kosong sebagai taman minimalis sangatlah cocok diterapkan, nuansa sejuk karena di tengah hutan pinus sangat serasi dengan adanya taman minimalis di dalam hutan. Pengunjung bisa berselfie dan menikmati taman tersebut. Adapun tanaman yang ditanam berupa bunga gantung untuk Vertical Garden dan tanaman pagar yang ditanam didalam ban agar memberikan kesan indah. Pembuatan Vertical Garden juga sangat ekonomis karena hanya menggunakan wadah botol bekas sebagai pot tanaman yang digantung dan dibawah Vertical Garden terdapat pot ban roda kendaraan bekas untuk tanaman.

  1. Pembuatan Spot foto baru di wisata Gumuk Reco

 

Wisata Gumuk recok merupakan tempat wisata yang terbilang baru karena peresmian Gumuk Reco pada tahun 2017 silam. Oleh karena itu, belum banyak penggunaan lahan yang digunakan untuk tempat spot foto di Gumuk Reco.  Pemandangan bagus yang disuguhkan oleh Gumuk Reco belum sepenuhnya dilihatkan sehingga mendirikan spot foto baru merupakan langkah yang tepat agar wisatawan yang datang ke Gumuk Reco tidak merasa bosan dengan spot foto yang monoton itu itu saja.

Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat frame untuk spot foto berbentuk France media sosial IG diantaranya adalah gergaji, kayu, paku, palu, paku payung, cater, solasi hitam. Cara pembuatannya adalah sebagai berikut:

  1. Membuat desain MMT berupa bingkai IG dengan ukuran 2×1 meter dan memesannya di percetakan.
  2. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan
  3. Potong kayu setinggi 2,5 meter sebanyak 2 buah dan kayu dengan lebar 1 meter sebanyak 4 buah.
  4. Lalu pasang potongan kayu kayu tersebut menjadi frame tempat bingkai IG.
  5. Kemudian tempel MMT bentuk bingkai IG ke frame menggunakan paku payung dengan rapih.
  6. Setelah itu dirikan bingkai IG ke tempat spot yang telah dipilih.

Hasil pembuatan spot foto baru diwisata Gumuk Reco tersebut dapat digunakan sebagai penghias tempat wisata serta dijadikan view untuk berfoto ditempat yang belum dijamah, serta memanfaatkan lahan yang belum digunakan sehingga dapat menambah tujuan  dari wisatawan yang datang ke wisata Gumuk Reco.

  1. Promosi dan pemasaran wisata Gumuk Reco melalui media social Instagram

 

Gumuk Reco adalah salah satu wisata yang dapat dikatakan masih baru karna baru berdiri sekitar satu setengah tahun, tentu nya masih banyak masyarakat yang belum begitu tahu dengan ada nya wisata gumuk reco ini. Di dalam bidang promosi dan pemasaran wisata Gumuk Reco ini dapat dikatakan masih kurang karena hanya mempromosikan dan memasarkan di media social seperti facebook sedangkan di zaman sekarang banyak masyarakat yang sudah tidak menggunakan facebook melainkan beralih menggunakan media social Instagram.

Dapat dikatakan promosi dan pemasaran wisata Gumuk Reco ini masih kurang dan butuh inovasi lain. Terkait dengan hal itu maka melalui kegiatan KKN ini mahasiswa FPB UKSW, membuat program yaitu promosi dan pemasaran wisata Gumuk Reco melalui media social Instagram. Kegiatan promosi ini memiliki tujuan yaitu meningkatkaan minat masyarakat untuk berkunjung ke wisata Gumuk Reco dan memperkenalkan wisata Gumuk Reco kepada masyarakat.

Promosi dan pemasaran wisata Gumuk Reco melalui media social Instagram dilakukan dengan cara memfoto spot-spot foto kemudian mengedit foto-foto tersebut dan menguploadnya. Tujuan edit foto dilakukan untuk memperbaiki feed Instagram supaya pada saat akun Instagram Gumuk Reco diakses oleh masyarakat terlihat menarik. Selain itu, kegiatan publikasi dilakukan juga dengan me-repost foto yang telah di upload oleh pengujung. Publikasi tidak hanya berupa postingan foto saja namun juga berupa video.Kegiatan ini dilakukan hampir setiap hari.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *