PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK MELALUI PENDAMPINGAN PEMBASMIAN JENTIK NYAMUK, PEMBUATAN NATA DE PINA DAN HIDROPONIK DARI BOTOL PLASTIK BEKAS

SEPAKUNG – Rabu, 24 Juli 2018 telah dilakukan serangkaian program monodisiplin dari kelompok 2 Tim KKN Tematik UNDIP Desa Banyubiru yang dibimbing oleh Dr. Ir. Suryanti, M.Pi., yaitu “Pendampingan dan sosialisasi Penggunaan ikan hias dalam membasmi Jentik Nyamuk DBD dan Malaria”, Pembuatan Hidroponik, dan Pelatihan Pembuatan Nata de Pina, yang diikuti oleh ibu-ibu Dusun Bungkah di kediaman bapak Kepala Dusun. Program -program tersebut dimaksudkan untuk menambah wawasan mengenai bahaya jentik nyamuk, bagaimana cara untuk memanfaatkan lahan sempit untuk bercocok tanam, serta menambah pengetahuan mengenai olahan yang bisa dibuat dari nira aren selain sebagai gula aren.

Dalam program Pendampingan dan sosialisasi Penggunaan ikan hias dalam membasmi Jentik Nyamuk DBD dan Malaria mendapat antusias dari ibu-ibu Dusun Bungkah. Ibu-Ibu pada dusun bungkah sebenarnya kurang memahami mengapa dan bagaimana cara penyebaran penyakit tersebut. Disinilah mahasiswa KKN UNDIP menjelaskan bahwa jentik-jentik tersebut berasal dari genangan-genangan air yang berasal dari selokan, bak mandi, ember tampungan air dan lain sebagainya. Setelah dilakukan sosialisasi maka kemudian harinya dilakukan pengecekan ke lokasi yang rawan jentik nyamuk. Untuk bak mandi dan wadah penampungan air harus dilakukan pengurasan berkala atau penambahan larvasida pada tempat tersebut. Untuk kolam atau bak mandi juga dilakukan pengadaan ikan hias yang dapat hidup dan berkembang pada tempat itu serta memakan jentik nyamuk. Selain itu, gaya hidup bersih dan sehat sangat diperlukan untuk kesuksesan program ini, seperti jangan menggantung pakaian yang lembab dikamar, memasang kawat kasa pada rumah, dan menggunakan obat nyamuk. Jika penyakit sudah menyerang, individu yang terkena harus segera diobati dengan istirahat yang cukup, makan buah-buahan, dan minum air yang cukup. Terakhir, mahasiswa KKN lebih menekankan untuk program ini adalah Lebih Baik Mencegah daripada Mengobati.

Untuk pelaksanaan pembuatan Nata de Pina dan Hidroponik, Ibu-ibu peserta dibagi menjadi dua kelompok karena program ini dilakukan secara bersamaan setelah sosialisasi jentik nyamuk.  Program pembuatan Nata de Pina dilakukan karena banyak dari warga Dusun Bungkah yang menjadi produsen gula aren yang mana bahan bakunya ialah nira aren, yang mana nira aren dapat dijadikan sebagi olahan lain selain gula aren yang tidak diketahui oleh warga, sehingga diharapkan program ini dapat memberikan pengetahuan baru kepada ibu-ibu Dusun Bungkah bahwa nira aren dapat dijadikan sebagai produk lain selain gula aren atau gula semut, serta memberikan wawasan yang lebih luas mengenai potensi yang ada di dusun bungkah sebagai salah satu jenis mata pencarian baru yang mungkin bisa dilakukan.

Sedangkan hidroponik, dilakukan untuk memanfaatkan barang-barang bekas seperti botol plastik maupun kaca atau yang sejenisnya, dan untuk memaksimalkan fungsi dari lahan sempit yang ada agar lebih bermanfaat. Hidroponik adalah metode menanam tanpa menggunakan tanah. Media yang digunakan untuk pertumbuhan dalam Teknik hidroponik adalah air. Kelebihan menanam sayuran dengan menggunakan teknik hidroponik ialah membuat tekstur sayuran lebih crispy, dan dapat memanfaatkan lahan sempit di rumah. Pelatihan hidroponik yang ditujukan pada ibu-ibu di dusun Bungkah, dilakukan dengan memanfaatkan botol plastik air mineral bekas berukuran 1500 ml. Alat dan bahan yang digunakan sangat sederhana yaitu benih sawi, rocking wool sebagai media tumbuh benih sawi, kain flannel untuk menghantarkan air dan nutrisi ke dalam media, botol air mineral 1500 ml sebagai wadah hidroponik dan yang paling penting adalah nutrisi, dalam hal ini nutrisi yang digunakan adalah AB Mix.

Ketiga program ini diikuti dengan antusias yang tinggi, karena ketiga bahasan ini masih asing bagi ibu-ibu Dusun Bungkah. Sehingga program-program tersebut diharapkan mampu memberikan wawasan yang baru dan pola pikir yang kreatif dan inovatif bagi ibu-ibu Dusun Bungkah, agar terciptanya suatu masyarakat yang memiliki pola pikir yang terus maju dan berkembang untuk membuat desa Sepakung khususnya Dusun Bungkah menjadi daerah yang makmur dan sejahtera.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *